Pengarang : Tiziana Merani
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Tahun Terbit : 2016
Genre : Young Adult, Romance
Tebal Buku : 195 Halaman
ISBN : 9786020332291
Aku ini masih muda. Umurku sekitar dua puluh tahun. Kubilang sekitar karena tiga belas hari lagi umurku akan jadi 21 tahun.
Cerita berawal dari Paolo yang terbangun dipaksa bangun dari tidurnya. Ya, Paolo dipaksa bangun oleh Ibunya. Bukan tanpa sebab, melainkan karena dirinya yang berumur 21 tahun itu sudah lama menjadi pengangguran. Ibu mana yang tidak panik ketika anaknya yang sudah beranjak dewasa belum memiliki pekerjaan?
Tapi, Paolo bukan juga anak yang bebal. Dia tahu kalau Ibunya sayang dengan dirinya. Hari itu juga dia berangkat membeli koran dan melihat lowongan pekerjaan yang tersedia. Sesampainya dia di kios koran, ia mendapati kejadian aneh. Tetangga sekaligus teman lamanya, Arrigo, yang telah lama pindah ke Milan, tiba-tiba menghubunginya. Mulanya Arrigo hanya mengungkit-ungkit kenangan lama dan membuat Paolo curiga. Namun, sebelum Paolo curiga lebih jauh, Arrigo menyatakan maksudnya. Dia ingin menawarkan pekerjaan kepada Paolo.
Pekerjaan yang ditawarkan Arrigo kepada Paolo adalah sebagai penulis muda. Buku yang diminta sukses membingungkan Paolo. Dia diminta membuat buku "Panduan Merayu". Memang, pada masa sekolah dulu, Paolo cukup tenar dikalangan kaum hawa. Namun tetap saja, Paolo belum berpengalaman menjadi penulis dan buku pertamanya adalah pedoman untuk merayu wanita. Paolo tak kuasa menolak, karena Arrigo juga menawarkan uang muka sebesar € 2.000.
Keesokan harinya segera Paolo berangkat dengan kereta ke Milan untuk menandatangani kontrak. Paolo merayu wanita yang duduk di depannya. Paolo juga menawarkan wanita itu untuk bertemu lagi dilain waktu. Namun, wanita ini menolak secara halus. Ketika Paolo berusaha mengejar, ternyata wanita ini sedang bersama dengan pria kekar berkepala billiar. Seperti sang kekasih. Paolo pun kembali duduk dan bergumam:
Aku mengerti kenapa dia tidak memberiku nomor ponselnya. Dia ingin menghindari perkelahian antara aku dan Hulk Hogan itu, dia ingin melindungiku. Cewek itu benar-benar jatuh cinta padaku.
Di Milan Paolo hanya sebentar saja. Dia hanya melakukan penandatanganan kontrak lalu kembali pulang ke rumahnya. Dengan menaiki kereta lagi. Di kereta dia bertemu lagi dengan wanita yang sama pada saat berangkat tadi. Nama wanita itu Manuela. Paolo dan Manuela memiliki beberapa kecocokan, salah satunya adalah sama-sama pecinta film.
Paolo yang mengetahui Manuela sudah memiliki kekasih, menawarkan Manuela untuk membantu dirinya menyelesaikan bukunya. Paolo menjelaskan dia akan berperan seperti beberapa tokoh utama film untuk merayunya dan nanti hasil itu yang akan dituliskan di dalam bukunya. Manuela pun menyetujui eksperimen yang ditawarkan Paolo.
Paolo yang mengetahui Manuela sudah memiliki kekasih, menawarkan Manuela untuk membantu dirinya menyelesaikan bukunya. Paolo menjelaskan dia akan berperan seperti beberapa tokoh utama film untuk merayunya dan nanti hasil itu yang akan dituliskan di dalam bukunya. Manuela pun menyetujui eksperimen yang ditawarkan Paolo.
My Thoughts:
Ini novel Italy terjemahan pertama yang aku baca. Suka dengan idenya, dimana si Paolo itu harus berganti-ganti peran untuk merayu Manuela. Dari menjadi Casablanca, Jack Sparrow, dan Alfredo Linguini (Ratatouille). Bahasa yang digunakan Tiziana Merani juga santai. Pembaca mudah mengerti walau mungkin ada beberapa lelucon yang tidak kutangkap.
Tapi ada beberapa yang menurutku kurang yaitu yang pertama, pengkarakteran yang benar-benar hanya ada di Paolo dan Manuela. Di buku dijelaskan bahwa Paolo merupakan anak sulung, tapi tidak dijelaskan interaksi Paolo dengan adik-adiknya. Banyak filler-filler yang tidak berhubungan dengan usaha Paolo untuk menyelesaikan bukunya. Dan terakhir yang paling fatal adalah konflik yang ada di buku ini "KenTang" "Kena Tanggung" semua.
Walaupun begitu, menurutku buku ini cukup menghibur. Mungkin ketika lagi butuh bacaan santai dan tidak menguras pikiran, buku ini layak dibaca. Nilai 6 dari 10 untuk buku ini.

0 Komentar